

Suara tawamu masih tertinggal di telingaku
Hari-hari saat kita bertarung di panggung besar itu
Masih berkilau indah di dalam dadaku
Kota yang biasa, jalanan yang biasa
Namun segalanya tampak berbeda di mataku
Tak ada sorak-sorai, tak ada cahaya lampu
Hanya hari-hari tenang yang telah kembali
Langit yang terlihat dari jendela ini
Warnanya sama dengan langit di atas lapangan itu
Aku teringat punggungmu yang begitu tegar
Saat kau hanya ingin menjadi lebih kuat
Menghadapi dunia dan saling berhadapan
Perasaan di momen itu
Masih tersisa di telapak tanganku
Dinding tinggi yang kita lalui berdua
Sejauh apa pun aku melangkah
Tiap kali aku memikirkan dirimu
Angin dari masa itu
Bertiup melewatiku dengan lembutnya
Sejak hari saat suaramu sampai padaku
Duniaku mulai berubah perlahan
Melampaui hari-hari di musim panas itu
Kau yang ada di sisiku t'lah mengajarkanku
Bahwa bukan kekuatan, melainkan saling percaya
Itulah yang menjadi kekuatan sesungguhnya
Kini aku bisa bersamamu
Waktu ini terasa begitu membahagiakan
Suatu saat, ingin kunyatakan dengan jujur
Seluruh perasaan ini padamu
Kehidupan sehari-hari terasa sedikit kurang
Namun di dalam keheningan ini
Aku merasa ada sesuatu yang berharga
Rekan-rekan yang berjuang bersama pun
Kini melangkah di jalan mereka masing-masing
Turun dari cahaya yang menyilaukan itu
Hari-hari yang baru pun dimulai kembali
Namun ikatan kita takkan pernah sirna
Ada hari-hari saat kita berselisih, bukan?
Namun itu tak membuat kita menjadi jauh
Jejak yang kita ukir di musim panas itu
Masih bersinar terang di dalam dada
(Lebih dekat... lebih dekat lagi...)
Sejak hari saat suaramu sampai padaku
Akhirnya kupahami makna dari sentuhan itu
Kilatan cahaya saat bertarung melampaui dunia
Masih hidup di dalam diriku hingga kini
Bahkan masa depan yang tak bisa kulihat sendiri
Kumerasa bisa mencapainya jika bersamamu
Kini aku ada di sampingmu
Keajaiban saat kita bisa tertawa bersama
Ingin kujaga selamanya dengan berharga
(Selamanya... selamanya... di sisimu...)
Sorak-sorai di kursi penonton itu
Ketegangan saat tangan berkeringat itu
Saat kita menghadapi dunia
Hati yang bergetar, semuanya
Telah membentuk diriku yang sekarang
Senyum di hari itu, berkali-kali
Aku selalu mengingatnya kembali
Kehangatan yang tersisa di ujung jariku
Masih belum menghilang dari sini
Sejak suaramu melompat masuk
Duniaku pun mulai berwarna
(Padamu... padamu... padamu... ingin kusampaikan...)
Aku takkan ragu-ragu lagi
Bukan lagi "suatu saat nanti"
Kini, ingin kunyatakan padamu
Seluruh perasaan ini
Kelanjutan mimpi yang kita lihat berdua
Mari kita jalani bersama, sekarang!
Sejak hari saat suaramu sampai padaku
Kisah (Story) kita berdua telah dimulai
Kebanggaan bisa bertarung bersamamu
Masih membuat dadaku terasa panas
Aku takkan bimbang lagi
Kini aku 'kan menyatakannya dengan jujur
Aku ingin terus bersamamu
Selamanya di sisimu mulai sekarang
Seolah memilih kelanjutan dari hari itu
(Berdua... berdua... mulai sekarang...)
Hari-hari yang bersinar itu
Terus menopang diriku
Waktu yang kuhabiskan bersamamu
Adalah harta karun yang paling berharga
Mulai sekarang pun bersama... di sisimu
(Bersamamu... selamanya...)
(Bersamamu... selamanya...)
- Lyricist
Tera Kira
- Composer
Tera Kira
- Producer
Tera Kira
- Vocals
Tera Kira

Listen to Lebih dari Sekadar Rekan by Tera Kira
Streaming / Download
- 1
Lebih Dari Partner
Tera Kira
- ⚫︎
Lebih dari Sekadar Rekan
Tera Kira
- 3
Lentera Hati
Tera Kira
- 4
Lipstik Warna Kota
Tera Kira
- 5
Logika Tanpa Batas
Tera Kira
Artist Profile
Tera Kira
Tera Kiraの他のリリース



