

Dekat telingamu, yang sedikit lebih tinggi
Kusandarkan panas sunyi, yang tak punya arah
Fatamorgana aspal, membawanya pergi jauh
Musim panas lalu, terkurung dalam sirkuit
Aroma kaporit, dan sisa wangimu
Bercampur padu, menjadi noda yang abadi
"Aku takkan lupa, selamanya."
Kata-kata rapuh itu, coba kudekodekan
Sembari aku, berenang di dalam malam
Suara kepak serangga, di bawah lampu jalan
Itulah satu-satunya, lagu cinta kita
Dari ujung jari, transparansi pun meningkat
Wujud diriku, terurai jadi nol dan satu
Detak jantung ini, menolak sinkronisasi
Ah, mulai panas lagi
Debu bintang dan aroma manis, mulai bernyanyi
Angin malam dan sisa rindu, mulai bernyanyi
Keningku yang bersandar, di dekat telingamu
Perih, perih, mulai berdenyut lagi
Meski kutahan napas, di dalam air dingin
Semakin kupastikan, semakin tak menentu
Koda biru yang tenggelam, semakin dalam
Celah di mana dunia, tak lagi jadi dunia
Bagaikan merobek, helai rambut kuda putih
Komidi putar yang, mulai melambat pelan
Berputar, berputar, pemandangan pun meleleh
Keabadian sesaat, yang terjebak dalam ambar
Hei, katakan padaku
Di mana kau sekarang, memimpikan siapa?
(Fast, frantic glitch beats like wings flapping)
(Heavy distortion)
Sakit yang manis, sesak di dada
Jangan lepaskan aku, dari musim ini
(Sudden silence)
Memori dan sirkuit lama, mulai bernyanyi
Celah antara cahaya dan bayang, mulai bernyanyi
Punggungmu yang jauh, jemari yang terulur
Perih, perih, mulai gemetar lagi
Terhanyut dan tenggelam, di dalam mimpi manis
Semakin kucengkeram, semakin aku cinta
Derau merah yang memudar, kian merona
Saat diriku, tak lagi menjadi diriku
Bernyanyi
Melupakan
Mimpi sang kumbang
...Selamat tinggal
- Lyricist
Tera Kira
- Composer
Tera Kira
- Producer
Tera Kira
- Vocals
Tera Kira

Listen to Sisa Panas by Tera Kira
Streaming / Download
- 1
Sinyal yang Memudar
Tera Kira
- ⚫︎
Sisa Panas
Tera Kira
- 3
Skenario Keputusasaan
Tera Kira
- 4
Statik Elektrik
Tera Kira
- 5
Suara Tanpa Wujud
Tera Kira



