

Keluar dari gerbang stasiun, lentera jadi sungai
Ritme lautan manusia, suara sandal kayu tercampur
Koin di saku berdenting kecil
Botol dingin berkeringat membawa malam
Jalanan masih hangat oleh aspal
Di balik asap stan, aku mencari profilmu
Di balik kaca marbles, dunia sedikit bergoyang
Seakan bisa menyentuh semesta biru kecil
Daripada bilang “sampai tahun depan”, aku ingin percaya malam ini
Jari menyentuh tutup minuman soda ramune dengan lembut
Hyu-ru-ru, don—langit berdentang di dada
“Sayang” yang terucap berubah jadi buih
Dingin di telapak tangan, tanda musim panas
Schuwari, isi celah di dada ini
Lampu kota jatuh di piring permainan menangkap ikan mas
Peluru di tembak-tembakan mengikuti bentuk harapan
Merah permen apel memantul di pipimu
Tawa kecil seperti alasan, manis terus berlanjut
Angin malam menyentuh bahumu dengan hangat
Botol ramune terasa dingin sekali
Hyu-ru-ru, don—lampu stan berayun
“Sayang” yang terucap menjadi buih
Di balik marbles, kamu tersenyum sedikit
Schuwari, isi celah di dada ini
Kembang api meledak, suara datang terlambat
Cahaya yang tumpah di sungai memudar
“Sayang” jadi buih, meletus ke langit
Di dalam hatimu, rasanya suara itu sama
Hyu-ru-ru, don—dada berdentang lebih keras dari langit
“Sayang” yang tumpah jadi kata-kata
Buka sekarang, bagi birunya bersama
Schuwari, dengan hati yang meluap, aku penuhi kamu
Tangan yang saling menggenggam, detak jantung meledak
Buih biru berdetak, musim panas kita menjadi satu
- Lyricist
Tera Kira
- Composer
Tera Kira
- Producer
Tera Kira
- Vocals
Tera Kira

Listen to Menjadi Buih by Tera Kira
Streaming / Download
- 1
Melampaui Seratus Malam
Tera Kira
- 2
Melepas Iringan Dunia
Tera Kira
- 3
Membekas di Jiwa
Tera Kira
- 4
Mengenal Langit
Tera Kira
- ⚫︎
Menjadi Buih
Tera Kira



