Detak Ombak Front Cover

Lyric

Darah Mawar

Tera Kira

Rembulan yang tak terlelap melukis langit malam

Senyum kesepian mekar di dalam sangkar tanpa akhir

Meski memori seribu tahun menghimpit dadaku

Suaramu yang mengenal "masa kini" menggetarkan hatiku

Aku bertemu denganmu lagi... dirimu

Kenangan yang telah lama sirna

Meski raga ini memudar ditelan malam

Kali ini, aku ingin hidup tepat di sisimu

Di dunia yang hancur ini

Kunyalakan seberkas harapan

— Wahai bulan merah, bimbinglah aku

Bulan merah, malam merah... bagaimana cara menggapaimu

Demi bertahan hidup, tlah kuambil nyawa tak terhitung

Malam sepi yang bertahan sejak zaman mitologi

Aku selalu sendirian... aku merasa takut

Aku benci tubuh ini, yang kelaparan akan darah

Mengapa aku lahir untuk menyakiti mereka yang kucintai?

Aku tak bisa berjalan di bawah mentari, mereka semua takut padaku

Aku hanya ingin hidup... aku minta maaf

Aku minta maaf... aku minta maaf

Kapan aku lahir, sudah berapa lama aku di sini?

Aku tak ingat lagi, sangkar tanpa akhir ini

Hanya aroma mawar yang bisa menyelamatkanku

Namun bau darah takkan pernah bisa hilang

Siapa yang menginginkan ini? Siapa yang memutuskan?

Hal seperti ini

Tak bisa kuhapus... aku tak menginginkan ini lagi

Setiap zaman tetaplah sama

Rembulan merah, langit yang memerah

Selalu indah, tak pernah berubah

Namun tak ada lagi yang mencintainya

Seseorang... tolong aku, kumohon tolong aku

Tapi aku takut terbakar oleh sang surya

Inilah garis takdir

Dia tak pernah mengharapkannya

Dia telah terpilih... oleh nasib

Jika ada bilah yang bisa memutus rantai takdir ini

Di suatu tempat di dunia ini

Akan kubuang keabadian tanpa penyesalan

Seseorang selamatkan aku dari penjara tanpa akhir ini

— Perasaan ini adalah kebenaran

Jika ada cara memutus rantai ini, aku 'kan mencarinya

Meski sebagai pelayanmu, aku tak peduli, kucari bersamamu

Selamanya... selamanya... selamanya

Putri bulan yang kesepian mendambakan cahaya

Lebih indah dari siapa pun, lebih rapuh dari segalanya

Lebih lembut, lebih tulus dari siapa pun jua

Namun aku hanya percaya pada senyuman itu

Senyum itu mengubahku menjadi seorang "manusia"

Ah... bagai sebuah mimpi, inilah akhirnya

Warna fajar yang kulihat bersamamu

Matahari terbit pertama yang pernah kukenal

Bersinar lebih terang daripada keabadian

Aku tak lagi sendirian

Meski kita berpisah, hati kita tetap menyatu

Menghancurkan salib takdir

Aku bukan lagi sang putri rembulan

Biarlah aku diadili di bawah cahaya mentari... aku tak keberatan

Terima kasih... selamat tinggal

  • Lyricist

    Tera Kira

  • Composer

    Tera Kira

  • Producer

    Tera Kira

  • Vocals

    Tera Kira

Detak Ombak Front Cover

Listen to Darah Mawar by Tera Kira

Streaming / Download

  • ⚫︎

    Darah Mawar

    Tera Kira

  • 2

    Dekap Kurangmu

    Tera Kira

  • 3

    Denyut Bumi

    Tera Kira

  • 4

    Detak Ombak

    Tera Kira

  • 5

    Detik yang Kembali

    Tera Kira

"