

Di tempat berteduh dari hujan, busa cappuccino bergoyang
Di luar jendela, neon yang basah perlahan memudar
Kenangan terbuka seperti halaman yang dibalik
Pipi yang basah oleh hujan, masih menyimpan warna dirimu
Lingkaran yang kulukis dengan ujung jari hilang dan muncul lagi
Kata-kata rapuh seperti busa
Bergema di dasar hati, refrain & rain
Mencuci hangatnya kenangan
Resonansi ini sentimental
Hujan memainkan interlude-nya
Hujan yang membasahi pipi dan aroma cappuccino
Membingkai senyuman dengan lembut
Hujan menetes, silent soul
Perasaan sementara masih alive
Refrain hujan berputar di hati
(Hujan dan busa) (Nada yang tak berhenti)
Terjatuh dan muncul kembali dalam loop kenangan
Pahit kopi berpadu dengan manisnya hangat
Di sela hujan, senyum tumbuh
Di bawah langit mendung, harapan bernafas
Bayangan orang yang lewat, melihat warna payung
Tangan yang mencari hangat terselip di saku
Hujan mulai reda, kontur kota kembali
Menghirup penuh aroma pagi baru
Mataku bertemu bayangan diriku di genangan persimpangan
Mengucap selamat tinggal pada bayangan masa lalu
Kesepian hari itu pun hanyut bersama hujan
Menata napas, melangkah ke halaman berikutnya
Resonansi ini sentimental, tapi hari ini aku melangkah
Hujan lembut sebersih air mata
Angin yang menyentuh pipi dan kehangatan cangkir
Diriku di cermin tersenyum, mengangguk
Aroma setelah hujan, filter menutupi kota
Cahaya lembut menembus celah awan putih
Aku menutup payung hati, menatap langit
Resonansi ini sentimental, meski hujan berhenti, warnanya tetap ada
Memeluk kenangan perlahan dan melangkah
Hujan yang membasahi pipi dan sisa panas cappuccino
Menjadi penunjuk jalan menuju diriku yang baru
- Lyricist
Tera Kira
- Composer
Tera Kira
- Producer
Tera Kira
- Vocals
Tera Kira

Listen to Senyum dalam Ruang Kosong by Tera Kira
Streaming / Download
- 1
Menerima Diriku
Tera Kira
- 2
Napas di Bawah Air
Tera Kira
- 3
Ritual Percampuran
Tera Kira
- 4
Selamat Tinggal Air Mata Kemarin
Tera Kira
- ⚫︎
Senyum dalam Ruang Kosong
Tera Kira



