Guratan di Angkasa Front Cover

Lyric

Kunci yang Berkarat

Tera Kira

Arah angin berubah

Di tepi rel, aroma rumput masih tersisa

Membawa sisa musim panas

Dengan sandal, aku berhenti di jalan kecil

Bayangan tiang listrik membentang lurus

Hanya suara jangkrik yang menelusuri waktu

Langit di genangan air bergoyang pelan

Di saku, masih ada kunci waktu itu

Berkarat, tak pernah tersentuh

Langit merah senja, langit merah senja, seperti matamu

Tak bisa berkata apa-apa, hanya menatap ke atas

Tak bisa kembali, tak kembali lagi

Tapi warna itu masih menempel di sini

(Masih terasa...)

Mesin penjual otomatis di depan minimarket

Lampu yang menyala meredup di malam sunyi

Duduk di bangku kosong

Menggenggam kaleng dingin di tangan

Punggung yang kulepas pergi, tak pernah menoleh

Tanpa tahu itu terakhir kalinya

Langit merah senja, langit merah senja, suaramu terserap

Bayangan kata yang tak sempat terucap

Jauh sekalipun, tak hilang

Masih muncul di dada ini

Memanggil namamu, hanya angin yang bergetar

Tapi pasti, kau ada di sana——

Langit merah senja, langit merah senja, menerangi diriku kini

Yang tak sempat kukatakan, larut di angkasa

Tak bisa kembali, tak kembali lagi

Tapi cahaya itu membuatku melangkah

Langkah kakiku terserap aspal

Bayangan hanya satu, milikku sendiri

  • Lyricist

    Tera Kira

  • Composer

    Tera Kira

  • Producer

    Tera Kira

  • Vocals

    Tera Kira

Guratan di Angkasa Front Cover

Listen to Kunci yang Berkarat by Tera Kira

Streaming / Download

  • 1

    Guratan di Angkasa

    Tera Kira

  • ⚫︎

    Kunci yang Berkarat

    Tera Kira

  • 3

    Lahir dari Kehancuran

    Tera Kira

  • 4

    Langkah yang Tak Kembali

    Tera Kira

  • 5

    Masa Depan di Atas Tanah Hangus

    Tera Kira

"